Biaya produksi pertanian yang terus melambung akibat kenaikan harga input kimia menjadi beban berat bagi para petani kecil. Di tengah situasi yang sulit ini, alam sebenarnya telah menyediakan solusi yang sangat efisien dan mudah didapat, namun seringkali terabaikan karena dianggap sebagai tanaman pengganggu. Tanaman tersebut adalah Azolla, sebuah paku air berukuran kecil yang mampu melakukan simbiose luar biasa dengan alga biru-hijau. Melalui program edukasi yang digagas oleh komunitas tani mart, penggunaan tanaman ini mulai dipopulerkan kembali sebagai sumber Pupuk Gratis dari Alam yang dapat diproduksi secara mandiri di lahan masing-masing tanpa harus mengeluarkan modal besar.
Salah satu keunggulan utama yang menjadi daya tarik bagi para penggarap lahan adalah manfaat azolla dalam mengikat nitrogen bebas dari udara secara langsung. Nitrogen merupakan unsur hara yang paling dibutuhkan oleh tanaman padi untuk pertumbuhan vegetatif yang optimal. Selama ini, kebutuhan nitrogen tersebut dipenuhi melalui penggunaan pupuk urea yang harganya fluktuatif dan dapat merusak struktur tanah jika digunakan secara berlebihan. Dengan menebarkan bibit Azolla di lahan sawah yang tergenang, petani secara tidak langsung telah memiliki “pabrik nitrogen” mini yang bekerja secara otomatis selama 24 jam untuk menyuburkan tanah mereka secara alami.
Kekayaan nutrisi yang disediakan oleh tanaman ini berasal langsung dari alam, menjadikannya sebagai solusi paling organik untuk memperbaiki kesehatan tanah yang telah jenuh kimia. Ketika Azolla mati dan membusuk di dalam lumpur sawah, ia melepaskan unsur hara yang sangat kaya, tidak hanya nitrogen, tetapi juga kalium dan fosfor dalam bentuk yang mudah diserap oleh akar padi. Selain itu, hamparan hijau Azolla di permukaan air sawah berfungsi sebagai mulsa hidup yang mampu menekan pertumbuhan gulma, sehingga petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli herbisida atau membayar tenaga kerja untuk mencabut rumput liar secara manual.
Menurut riset yang dikembangkan dalam kurikulum versi pelatihan mandiri, penggunaan Azolla mampu meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk kimia hingga 30-50 persen. Ini merupakan angka yang sangat signifikan bagi ketahanan finansial rumah tangga petani. Tanaman ini juga memiliki laju pertumbuhan yang sangat cepat, di mana dalam waktu kurang dari satu minggu, populasinya dapat berlipat ganda hingga menutupi seluruh permukaan kolam atau sawah. Kecepatan pertumbuhan ini memastikan ketersediaan pupuk hijau selalu ada sepanjang musim tanam, memberikan ketenangan bagi petani dalam mengelola jadwal pemupukan mereka.